Minggu, 20 November 2016

Sejarah Mouse


Mouse, atau “Tikus” dalam istilah baku Bahasa Indonesia-nya, merupakan salah satu perangkat keras (hardware) dalam sebuah komputer, yang berfungsi sebagai alat input utama selain keyboard. Mouse dikategorikan sebagai sebuah Pointing Device (alat penunjuk/pemilih). Gerakan kursor di layar monitor mewakili pergerakan dari piranti mouse itu sendiri. Dengan mengarahkan kursor mouse pada icon/GUI (Graphic User Interface) tertentu, kemudian mengeksekusi perintah dengan cara meng-kliknya, seorang pengguna dapat menjalankan perintah tertentu pada program komputernya.
Mouse merupakan peralatan inputan yang berfungsi untuk menggerakkan pointer yang ada pada layar monitor untuk menjalankan suatu program atau icon-icon perintah yang ada pada layar monitor dengan cara melakukan klik kiri, klik kanan, double klik, drag and drop, ataupun scroll lock.


Mouse pertama ditemukan oleh Douglas Engelbart dari Stanford Research Institute pada tahun 1963. Mouse adalah satu dari beberapa alat penunjuk (pointing device) yang dikembangkan untuk oN Line System (NLS) milik Engelbard. Selain mouse, yang pada mulanya disebut “bug”, juga dikembangkan beberapa alat pendeteksi gerakan tubuh yang lain, misalnya alat yang diletakkan di kepala untuk mendeteksi gerakan dagu. Karena kenyamanan dan kepraktisannya, mouse-lah yang dipilih. Mouse pertama berukuran besar, dan menggunakan dua buah roda yang saling tegak lurus untuk mendeteksi gerakan ke sumbu X dan sumbu Y.


Bill English di Xerox PARC pada awal tahun 1970. Ia menggunakan bola yang dapat berputar kesegala arah, kemudian putaran bola tersebut dideteksi oleh roda-roda sensor didalam mouse tersebut. Pengembangan tipe ini kemudian melahirkan mouse tipe Trackball, yaitu jenis mouse terbalik dimana pengguna menggerakkan bola dengan jari, yang populer antara tahun 1980 sampai 1990. Xerox PARC juga mempopulerkan penggunaan keyboard QWERTY dengan dua tangan dan menggunakan mouse pada saat dibutuhkan saja.


Mouse optikal pertama dibuat oleh Steve irsch dari Mouse Systems Corporation. Mouse jenis ini menggunakan LED (light emitting diode) dan photo dioda untuk mendeteksi gerakan mouse. Mouse optikal pertama hanya dapat digunakan pada alas (mousepad) khusus yang berwarna metalik bergaris-garis biru abu-abu. Mouse optikal saat ini dapat digunakan hampir di semua permukaan padat dan rata, kecuali permukaan yang memantulkan cahaya.




Mouse laser pertama kali diperkenalkan oleh Logitech, perusahaan mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004, dengan nama Logitech MX 1000. Logitech mengklaim bahwa mouse laser memilki tingkat akurasi 20 kali lebih besar dari mouse optikal.

Related Posts:

  • Syair Lagu Anak AyamBerikut adalah cara membuat program dengan output syair lagu Anak Ayam Turun Berapa dengan bahasa C. #include<stdio.h> #include<conio.h> main(){     int n, a; printf("Berapa Jumlah Anak Ayam? "); &nbs… Read More
  • Top 10 Software Untuk Seniman dan Desainer Sebagai seniman dan desainer tentunya memerlukan software yang mumpuni dalam pekerjaannya agar menghasilkan karya yang indah dan menarik. Berikut adalah daftar dari software yang populer di kalangan seniman dan desainer yang… Read More
  • Sistem Operasi Linux Ubuntu (Cara Install, Aplikasi, Jaringan Komputer) Cara install Linux Ubuntu 14.04 Ubuntu merupakan salah satu distro Linux yang menurut saya sangat pas untuk pemula yang biasanya menggunakan windows dan ingin beralih ke Linux. Ubuntu memiliki dua versi yaitu versi Deskto… Read More
  • Review Wattpad Jika anda adalah orang yang hobi menulis atau membaca dapat mencoba menggunakan aplikasi Wattpad yang menyediakan ruang untuk membaca dan menulis novel, cerita pendek, tulisan singkat, dan lainnya. Kali ini, saya akan mem… Read More
  • Jenis - Jenis Komputer Dewasa ini, hampir semua pekerjaan tidak terlepas dari peran teknologi tinggi seperti komputer. Perkembangan jaman menyebabkan teknologi berkembang beriringan, termasuk perkembangan komputer yang tidak bisa dipungkiri lagi. … Read More

0 komentar:

Posting Komentar